
Bacteria Nutrient
Bacteria Nutrien adalah bahan pendukung proses biological wastewater treatment yang menyediakan nutrisi penting bagi mikroorganisme agar dapat tumbuh dan bekerja secara optimal dalam menguraikan bahan organik di dalam air limbah. Bacteria nutrien umumnya digunakan pada sistem aeration, activated sludge, MBBR, dan biological treatment untuk membantu menjaga aktivitas serta kestabilan populasi mikroorganisme.
Deskripsi Produk
Bacteria Nutrient
Bacteria Nutrien adalah bahan pendukung dalam proses biological wastewater treatment yang menyediakan nutrisi dan unsur pendukung yang dibutuhkan mikroorganisme untuk pertumbuhan, reproduksi, dan aktivitas metabolisme. Nutrien yang cukup diperlukan agar populasi mikroorganisme dapat bekerja secara optimal dalam menguraikan bahan organik dan senyawa pencemar di dalam air limbah.
Dalam sistem pengolahan biologis, mikroorganisme membutuhkan keseimbangan antara carbon, nitrogen, phosphorus, mineral, dan trace elements. Ketidakseimbangan nutrisi dapat menyebabkan pertumbuhan mikroorganisme kurang optimal dan memengaruhi kestabilan proses biological treatment.
Bacteria Nutrien dapat digunakan sebagai supplement/nutrient source pada sistem seperti activated sludge, aeration tank, MBBR, biofilter, dan proses biological wastewater treatment lainnya.
Fungsi Utama
Menyediakan nutrisi bagi mikroorganisme.
Mendukung pertumbuhan dan reproduksi bakteri.
Membantu menjaga aktivitas mikroorganisme dalam sistem biologis.
Membantu menjaga keseimbangan nutrisi pada biological treatment.
Mendukung proses biodegradasi bahan organik.
Membantu menjaga kestabilan populasi mikroorganisme.
Mendukung proses pengolahan wastewater secara biologis.
Membantu pemulihan aktivitas mikroorganisme setelah kondisi proses mengalami gangguan.
Aplikasi
Aeration Tank
Activated Sludge
MBBR (Moving Bed Biofilm Reactor)
Biofilter
Biological Treatment
Equalization Tank pada kondisi tertentu
Industrial WWTP
Domestic Wastewater Treatment
Sludge Treatment
Keunggulan
Membantu menyediakan nutrisi yang dibutuhkan mikroorganisme.
Mendukung pertumbuhan bakteri pada biological treatment.
Membantu menjaga kestabilan proses biologis.
Dapat digunakan pada berbagai jenis sistem biological wastewater treatment.
Dapat diaplikasikan pada wastewater dengan kondisi nutrisi yang tidak seimbang.
Membantu mendukung proses biodegradasi bahan organik.
Dapat digunakan sebagai nutrient supplement pada sistem WWTP.
Dosis dapat disesuaikan dengan karakteristik wastewater.
Penggunaan dapat dioptimalkan berdasarkan hasil analisis COD, BOD, nitrogen, phosphorus, dan parameter terkait lainnya.
Industri Pengguna
Food & Beverage
Industri Gula
Industri Kelapa Sawit
Pulp & Paper
Tekstil
Petrokimia
Industri Kimia
Farmasi
Dairy & Pengolahan Susu
Seafood & Pengolahan Ikan
Pengolahan Karet
Pertambangan
Minyak & Gas
Penyamakan Kulit
Industri Plastik
Manufaktur
WWTP Domestik
Municipal Wastewater Treatment
Kemasan/Unit
25 kg/Bag
25 kg/Jerrycan
30 kg/Jerrycan
50 kg/Bag
200 kg/Drum
1.000 kg/IBC Tank
Bulk/Tangki
Spesifikasi Produk
| Nama Produk | Bacteria Nutrient |
| Kategori | Waste Water |
| Bentuk | Powder/Liquid |
| Warna | Putih/Kuning Kecoklatan |
| pH | 5,0 - 8,0 (typical) |
| Solubility | Larut dalam air |
| Nitrogen (N) | 5 - 15% |
| Phosphorus (P) | 1 - 10% |
| Mineral & Trace Element | Sesuai Formulasi |
| Organic Nutrient | Tersedia |
| Dosis Aplikasi | Berdasarkan kebutuhan nutrisi wastewater |
| Metode Aplikasi | Manual Dosing |
| Penyimpanan | Tempat sejuk, kering, dan terlindung dari sinar matahari langsung |
Produk Terkait
Lihat SemuaAntifoam
Antifoam wastewater adalah bahan kimia yang digunakan dalam proses pengolahan air limbah untuk mengendalikan dan mengurangi pembentukan busa (foam) pada permukaan atau di dalam sistem wastewater treatment. Antifoam dapat diaplikasikan pada berbagai proses seperti equalization, aeration, biological treatment, mixing tank, dan sludge treatment untuk membantu menjaga proses pengolahan tetap stabil dan mengurangi gangguan akibat busa.

Flocculant
Flokulan wastewater adalah bahan kimia yang digunakan dalam proses pengolahan air limbah untuk membantu mengikat dan menggabungkan partikel-partikel kecil menjadi flok yang lebih besar, kuat, dan mudah dipisahkan. Flokulan umumnya digunakan setelah proses koagulasi dan dapat membantu meningkatkan proses sedimentasi, DAF, filtrasi, serta dewatering sludge.

Coagulant
Coagulant merupakan bahan kimia yang berfungsi untuk menetralkan muatan partikel koloid dan padatan tersuspensi dalam air, sehingga partikel dapat bergabung membentuk flok dan lebih mudah dipisahkan melalui proses sedimentasi atau filtrasi.
