
Corrosion Inhibitor
Corrosion Inhibitor merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mencegah dan mengendalikan korosi pada permukaan logam dalam sistem industri. Produk ini membentuk lapisan perlindungan atau mengendalikan reaksi korosif sehingga membantu melindungi pipa, boiler, heat exchanger, cooling water system, dan peralatan proses, sekaligus memperpanjang umur operasional serta menjaga efisiensi sistem.
Deskripsi Produk
Corrosion Inhibitor
Corrosion Inhibitor merupakan bahan kimia yang diformulasikan untuk mencegah dan mengendalikan korosi pada permukaan logam yang kontak dengan air atau cairan proses. Korosi dapat menyebabkan penipisan material, kebocoran pipa, kerusakan peralatan, serta penurunan efisiensi sistem apabila tidak dikendalikan dengan baik.
Corrosion Inhibitor bekerja dengan membentuk lapisan perlindungan pada permukaan logam atau mengurangi reaksi elektrokimia yang menyebabkan korosi. Mekanisme kerja bergantung pada jenis bahan aktif dan formulasi produk, sehingga pemilihan inhibitor harus disesuaikan dengan jenis sistem, kualitas air, temperatur, material peralatan, dan kondisi operasi.
Penggunaan Corrosion Inhibitor secara tepat membantu memperpanjang umur peralatan, menjaga keandalan sistem, mengurangi risiko kebocoran, serta mempertahankan efisiensi operasional.
Fungsi Utama
Membantu mencegah dan mengendalikan korosi.
Melindungi permukaan pipa dan peralatan berbahan logam.
Mengurangi laju korosi pada sistem.
Membantu mencegah penipisan dan kerusakan material.
Mengurangi risiko kebocoran pada perpipaan.
Memperpanjang umur operasional peralatan.
Mendukung kestabilan dan keandalan proses industri.
Aplikasi
Corrosion Inhibitor dapat digunakan pada berbagai sistem, antara lain:
Cooling water system
Boiler dan boiler feed water sesuai formulasi
Closed cooling water
Heat exchanger
Process water system
Condensate system dengan inhibitor khusus
Sistem perpipaan industri
Sistem sirkulasi air
Peralatan proses berbahan logam
Keunggulan
Membantu memberikan perlindungan terhadap korosi.
Mengurangi laju korosi pada sistem.
Membantu melindungi pipa dan peralatan.
Mendukung peningkatan umur peralatan.
Mengurangi risiko kebocoran dan kerusakan akibat korosi.
Dapat diaplikasikan menggunakan chemical dosing pump.
Dapat digunakan secara continuous maupun intermittent dosing sesuai kebutuhan sistem.
Industri Pengguna
Corrosion Inhibitor banyak digunakan pada:
Pabrik gula
Pulp & paper
Power plant
Food & beverage
Kimia dan petrokimia
Minyak & gas
Pertambangan
Tekstil
Water treatment
Industri manufaktur
Kemasan/Unit
Jerrycan 30 kg
Drum 200 kg
IBC Tank±1.000 kg
Bulk Tank>1.000 kg
Spesifikasi Produk
| Nama Produk | Corrosion Inhibitor |
| Kategori | Cooling Water Treatment |
| Bentuk | Cairan (Liquid) |
| Warna | Bening hingga kekuningan |
| Aroma | Khas Bahan Kimia |
| pH | 5.0 – 10.0 (typical) |
| Spesific Gravity | 0.95 – 1.20 g/mL |
| Kelarutan | Larut/Mudah terdispersi dalam air |
| Fungsi Utama | Menghambat dan mengendalikan korosi pada permukaan logam |
| Target Perlindungan | Carbon steel dan permukaan logam sesuai aplikasi |
| Aplikasi | Cooling water, boiler, heat exchanger, closed loop, process water, dan sistem perpipaan |
| Metode Dosing | Continuous atau intermittent dosing menggunakan dosing pump |
| Dosis | Disesuaikan dengan kualitas air, material, temperatur, dan tingkat korosi |
| Parameter Monitoring | pH, conductivity, Fe/Cu, corrosion rate, dan residual inhibitor |
| Penyimpanan | Tempat sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung |
| Shelf Life | 12 - 24 bulan |
Produk Terkait
Lihat SemuaMicrobiocide
Microbiocide Cooling Water adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri, alga, dan jamur pada sistem cooling water. Produk ini membantu mencegah pembentukan biofilm dan slime, menjaga kebersihan sistem, mempertahankan efisiensi perpindahan panas, serta mengurangi risiko penyumbatan dan korosi akibat aktivitas mikrobiologis.

Scale Inhibitor
Scale Inhibitor merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mencegah dan mengendalikan pembentukan kerak (scale) akibat mineral seperti kalsium, magnesium, silika, dan senyawa pembentuk deposit lainnya. Penggunaannya membantu menjaga permukaan peralatan tetap bersih, mempertahankan efisiensi perpindahan panas, mengurangi frekuensi cleaning, serta menjaga kestabilan dan efisiensi proses industri.
